Pages

Saturday, December 15, 2012

KTP Elektronik (eKTP), Keunggulan dan Permasalahannya

Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia KTP Elektronik atau electronic KTP (eKTP) adalah Kartu Tanda Penduduk yang dibuat secara elektronik, maksudnya adalah baik segi fisik dan kegunaannya berfungsi secara komputerisasi (http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik). eKTP ini telah banyak digunakan oleh berbagai negara di dunia dan di Indonesia sendiri baru mulai diterapkan secara terbatas pada tahun 2009. Penerapan secara nasinal pada tahap I dimulai pada Februari 2011 dan tahap II dilanjutnya hingga 31 Oktober 2012 dan diperpanjang hingga 31 Desember 2012. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai eKTP Anda dapat membaca artikel lain di e-ktp.com dan wikipedia Bahasa Indonesia di: http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik.



Jika dilihat dari segi keunggulan, eKTP tentu sangat banyak manfaatnya di antaranya sebagai berikut:
  1. Tidak akan ada lagi orang/penduduk yang memiliki lebih dari 1 (satu) KTP walaupun berganti nama ataupun pindah di daerah lain. Maksudnya jika seseorang telah memiliki eKTP atau telah melakukan perekaman data eKTP di Kota Kendari, dan selanjutnya ia pindah lagi ke Kabupaten Muna untuk melakukan perekaman dan seterusnya mungkin pindah ke Papua, hanya sia-sia. eKTP yang ia akan miliki hanya di Kota Kendari dan tidak akan pernah mendapatkan eKTP di daerah lainnya. 
  2. Dapat digunakan untuk menangkap dan mencegah terorisme. Karena hanya memiliki 1 KTP maka seseorang yang akan pindah di tempat lain tidak dapat pindah seenaknya sebab harus diketahui oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Asal dan yang dituju. Kalau ia pindah tanpa surat pindah, ia tidak akan mendapatkan eKTP di tempat yang dituju. Selain itu, mungkin seorang teroris tidak melakukan perekaman data eKTP sehingga tidak memiliki eKTP, maka dengan mengadakan razia eKTP, teroris cepat akan tertangkap.
  3. Mempermudah identifikasi seseorang. Salah satu contoh adalah seseorang yang mengalami kecelakaan dan tidak dapat dikenali lagi begitu juga eKTP yang dimiliki orang tersebut tidak ditemukan, hanya dengan sidik jari yang bersangkutan dapat diketahui siapa orang tersebut dan dari mana asalnya. Contoh lain adalah jika sebuah rumah dimasuki pencuri melalui jendela dan di jendela tersebut meninggalkan jejak sidik jari, maka akan cepat diketahui siapa yang mencuri.
  4. Melindungi Kreditur dan mencegah korupsi. Maksudnya adalah jika seseorang memiliki hutang kepada orang lain atau bank, karena mungkin tidak dapat dilunasi dan akhirnya ia melarikan diri. Walaupun ia melarikan diri, ia dapat diketahui dimana ia berada atau pasti akan kembali lagi ke tempat asalnya karena urusan eKTP sebab ia tidak akan pernah memiliki eKTP di tempat lain. Seorang koruptor tidak akan bisa lari keluar negeri sebab penerbitan paspor akan berdasarkan pada data eKTP dan tidak dapat menggunakan paspor orang lain atau menggunakan nama orang lain, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya.
Terlepas dari keunggulan (manfaat) eKTP di atas, maka akan beberapa permasalahan yang mungkin akan timbul dalam penerapan eKTP ini, antara lain sebagai berikut:
  1. Terdapat kesalahan data penduduk. Dalam proses perekaman data eKTP, seorang operator akan mengonfirmasi kepada penduduk yang bersangkutan apakah datanya sudah benar atau belum dan selanjutnya proses perekaman dilanjutkan. Akan tetapi karena banyaknya orang atau karena perekaman hingga larut malam, maka penduduk yang direkam datanya tidak ditanya lagi atau ditanya tapi lupa menyuntingnya yang pada akhirnya data penduduk yang bersangkutan menjadi tidak sesuai dengan yang sebenarnya sehingga mengakibatkan data penduduk yang bersangkutan salah.
  2. Saat penduduk melakukan perekaman data di Kecamatan/Kelurahan/Mobile, data penduduk tidak ada dan ia disarankan untuk melakukan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang lokasinya sangat jauh dan akhirnya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.
  3. eKTP yang sudah dicetak tidak diaktivasi. Perlu diketahui bahwa eKTP yang telah jadi harus diaktivasi di tempat dimana melakukan perekaman data. Proses aktivasi ini untuk melihat apakah data penduduk yang bersangkutan valid atau invalid. Validitas data penduduk dapat dibuktikan dengan sidik jari sebab jika yang melakukan sidik jari bukan pemilik yang sebenarnya maka eKTP tidak akan dapat diaktivasi. Kenyataan di lapangan ada beberapa masyarakat yang eKTP-nya tidak diaktivasi atau tidak aktif. Ada beberapa daerah saat pendistribusian eKTP, eKTP yang sudah jadi langsung diberikan kepada masyarakat dan nanti masyarakat sendiri yang pergi melakukan aktivasi sendiri, namun karena tempatnya jauh, masyarakat kemungkinan malas melakukan aktivasi eKTP. Selain itu, Kecamatan/Desa yang dilayani secara mobile mungkin eKTP-nya dibagikan tanpa melalui tahap aktivasi terlebih dahulu.
  4. Data eKTP Benar tapi foto pemilik tidak sesuai, eKTP tetap dibagikan.
  5. NIK Penduduk tidak sesuai dengan struktur NIK yang sebenarnya. Penulisan NIK aturannya mengikuti urutan berikut:
    • Kode Propinsi
    • Kode Kabupaten
    • Kode Kecamatan
    • Tanggal Lahir (kalau perempuan ditambah 40)
    • Bulan Lahir
    • Tahun Lahir (2 digit terakhir angka tahun)
    • Nomor Urut menurut tanggal lahir, maksudnya seseorang yang lahir pada tanggal 18 Desember 1981 dan orang lain dalam kecamatan yang sama belum ada yang memiliki NIK, maka Nomor Urutnya adalah 0001. Jika yang bersangkutan berada di Sulawesi Tenggara (Kode: 74), Kabupaten Muna (Kode: 03), Kecamatan Kabangka (Kode:23), maka NIK yang bersangkutan adalah: 7403231812810001
    Saat melakukan perekaman data di Kecamatan/Kelurahan/Mobile ternyata tanggal lahirnya salah dan tanggal lahir tersebut langsung diubah, misalnya tanggal lahirnya adalah 12 Januari1981, NIK yang bersangkutan tidak berubah di aplikasi eKTP namun eKTP yang bersangkutan tetap akan diterbitkan. Hanya saja jika yang bersangkutan melakukan perubahan data di Catatan Sipil setelah melakukan perubahan di Kecamatan/Kelurahan/Mobile, NIK yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan berubah.
  6. eKTP dapat diaktivasi tanpa Sidik Jari terlebih dahulu. Ada beberapa eKTP saat diaktivasi, menu verifikasi tidak muncul namun operator dapat melakukan aktivasi sebab menu aktivasi pada aplikasi dapat digunakan.
  7. eKTP saat dibaca dengan Card Reader menggunakan aplikasi versi lama misalnya aplikasi Benroller 2.2 tidak dapat terbaca, walaupun digeser, dibolak-balik, Komputer di restart, tetap tidak bisa terbaca, namun saat menggunakan aplikasi terbaru yakni Aplikasi Benroller 3.0, eKTP tersebut dapat dibaca oleh Card Reader dan eKTP dapat diaktivasi. Dikhawatirkan pada suatu saat nanti misalnya saat berurusan di Bank, eKTP tidak dapat terbaca oleh Card Reader Bank.
  8. Sebagian data penduduk pada eKTP terhapus. Saat eKTP akan dibagikan, ternyata biodata penduduk sebagian terhapus atau tidak tercetak akan tetapi data elektronik yang bersangkutan benar. 
  9. Penduduk yang telah melakukan perekaman data eKTP di suatu tempat, tiba-tiba pindah ke tempat/daerah lain yang jaraknya sangat jauh. Salah satu contoh adalah seseorang yang telah melakukan perekaman data di salah Kecamatan di Kota Palu Sulawesi Tengah, sebelum eKTP-nya diterima, ia pindah di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Perlu dicatat bahwa biaya transportasi darat dan laut dari Palu ke Muna di atas Rp 200.000,-. Penduduk yang bersangkutan walaupun dapat melakukan perekaman data di salah satu Kecamatan di Kabupaten Muna sebab datanya ada, eKTP-nya tidak akan keluar (status duplicate), yang pada akhirnya ia harus kembali ke Kota Palu lagi untuk mengambil eKTP-nya dan mengurus Surat Pindah Tempat Tinggal dan seterusnya
  10. Masalah-masalah lain kemungkinan masih ada. 
Terlepas dari permasalahan penerapan eKTP ini, setidaknya data eKTP sangat akurat dan penduduk dapat terkontrol, dan tidak dapat lagi pindah seenaknya atau melarikan diri. Semoga permasalahan di atas dapat teratasi di kemudian hari dan semoga pula artikel ini dapat bermanfaat.

16 komentar:

  1. sayangnya pembuatan e-KTP ini sangat mahal dan saat dibuat KTP kita akan diambil jadinya bila perlu KTP untuk hal2 tertentu saya mesti buat lagi KTP biasa dan menggunakannya hingga e-KTP tersebut jadi..

    ReplyDelete
  2. sayang pembuata e ktp yg katanya gratis masih juga di pungut biaya di kabupaten oki terutama di kecamatan lempuing jaya.

    ReplyDelete
  3. dimana letak elektroniknya..? chip tak ada, pita magnetik jg tak ada...

    ReplyDelete
  4. saya pikir kalau dah pake E kTP kalau mau pindah kependudukan tinggal ke kecamatan yang baru di duduki. nggak perlu pake surat pindah dll

    masih sama ya kaya ktp yang lama ?

    ReplyDelete
  5. Ya malah ngrepotin tuh e ktp .

    ReplyDelete
  6. yap....
    bilangnya gratis....
    tapi tetap aja dipungut biaya....
    hmmmm....
    memang diatas dunia ini gak ada yang gak knal duit.....
    uda ribet ngurusnya dikenakan biaya pula.....
    gak ikut aturan kena denda....
    ilut aturan makan ati.....
    nasip-nasip jadi orang susah....

    ReplyDelete
  7. aneh e ktp ane data ma fotonya bner tapi knapa gk bisa di aktivasi ... ???

    ReplyDelete
  8. Sahudi: Masalah gratis dan bayar ini menjadi dilema,mau digratiskan kasihan operatornya, ada yang tidak dapat honor bahkan status tidak jelas bagi yag belum PNS, kalau yang PNS tidak ada masalah. Kalau ditarik pembayaran timbul masalah karena ini masih gratis hingga 31 okt 2013

    Yulian Cahyo: Chip tersembunyi dalam eKTP

    Phitoosh: itu namanya tertib, jadi tidak seenaknya pindah

    ReplyDelete
  9. Vherdie: Operatornya harus memverifikasi mungkin menggunakan aplikasi lama versi 2.3 ke bawah, kalau menggunakan aplikasi versi terbaru versi 3.2.4 itu bisa diaktivasi. Walaupun ada beberapa eKTP yang diverifikasi dengan aplikasi terbaru tidak bisa, tapi sangat jarang ditemukan

    ReplyDelete
  10. Pembuatan E-KTP gratis,
    Di tmpt saya pun juga gratis,
    apa bila itu ada penarikan biaya berarti itu salah satu pelanggaran pengurus kecamatan

    ReplyDelete
  11. Aplikasi BEnroller versi 3.2.4, apakasi saat perekaman menu edit memang dikunci. Pada saat menggunakan versi 2.2 gak dikunci tuh.. Klu memang bisa dibuka bagaimana cara membukanya???

    ReplyDelete
  12. Tentang ketentuan tidak boleh dilaminating, distaples ataupun bolak-balik difotocopy itu bagaimana?Mohon pencerahannya...

    ReplyDelete
  13. permisi agan2, saya mempunyai ktp elektrick trus saya mau bikin sim di daerah jakarta, sedangkan sy asli dari bogor, apakah bisa menggunakan ktp itu,, mohon jawabannya,, , abeldesign2@gmail.com thanks...

    ReplyDelete
  14. Untuk aplikasi benroller versi 3.2.4 terdpt berbagai mslh ternyata, saat memfoto kabur, usia 17 tahun di 2013 blm terbaca, karakter (-) dan tanda petik (') tdk terdeteksi, sdh dilakukan perubahan aplikasi oleh DITJEN ADMINDUK PUSAT mjd versi 2.2.4. Untuk aktivasi sprtinya blm di versi ini. Tentang gratis tidaknya pembuatan eKTP tergantung kebijakan daerah, krn harga eKTP itu sndiri menurut informasi juga mahal biaya produksinya. Demikian.

    ReplyDelete
  15. e ktp saya samapi saat ini blum tau kbarnya.... saya tanyakan kepetugas kecamatan... jawabanya tunggu tunggu tunggu dari jakarta.....

    ReplyDelete
  16. waduh.... repot klau ada e ktp, tdk bisa bikin ktp sebanyak mungkin,,,, biasanya kan klau saya tidak bayar makan.atau blanja sesuatu saya kasih jaminan ktp. trus saya bikin ktp lagi...

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar Anda. Jangan menyertakan url/nama domain dalam isi komentar. Komentar Anda sebaiknya berhubungan dengan artikel yang dibahas. Url/blog yang mengandung unsur pornografi, pornoaksi, obat-obatan/resep obat, perdagangan senjata api/tajam, yang berhubungan dengan download MP3/MP4/Video, atau url/blog/website yang melanggar serta yang melakukan SPAM termasuk blog/web yang membajak isi dalam website ini tanpa menyertakan url www.naskah.net akan dihapus.