Pages

Showing posts with label Sains dan Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Sains dan Teknologi. Show all posts

Friday, October 18, 2013

Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Listrik Prabayar serta Solusinya

Pada tutorial sebelumnya penulis telah membahas mengenai mengenal listrik prabayar atau listrik pintar,dan pada tutorial ini penulis akan coba membahas lagi apa keuntungan dan kekurangan listrik prabayar atau listrik pintar.


Keuntungan menggunakan listrik prabayar, yaitu sebagai berikut:
  1. Tidak ada beban listrik bulanan ataupun minimal pemakaian. Jika pada listrik pascabayar misalnya untuk pelanggan rumah tangga daya 900 VA dikenakan beban Rp 18.000/bulan ditambah PPj, sedangkan pada listrik prabayar beban ini tidak ada. Pada listrik rumah tanggal dengan daya 1300 VA ke atas minimal pemakaian adalah 40 jam dan bahkan ada yang 55 jam. Kalau tidak dipakai berarti harus bayar 40 jam atau 55 jam. Kalau pada listrik prabayar semua ini tidak ada, jadi kalau tidak dipakai walau tidak diisi pulsa tidak apa-apa.
  2. kWh meter pada listrik prabayar adalah sistem digital sedangkan pada listrik pascabayar masih analog, yang namanya digital tentu lebih akurat dibandingkan sistem analog
  3. Privasi terjamin sebab tidak akan pernah dikunjungi pencatat meter sedangkan pada PLN Pascabayar setiap bulan dikunjungi pencatat meter
  4. Pemakaian lebih terkontrol dibandingkan PLN Pascabayar dimana dengan menggunakan PLN Prabayar kita diarahkan untuk hemat listrik. Jika pada PLN Pascabayar kita menggunakan energi listrik dengan boros misalnya Televisi walaupun tidak ada yang menonton, televisi tetap dihidupkan, kalau pada PLN Prabayar  kita tentu akan mengontrol pemakaian sebab jangan sampai pulsa habis. Apalagi kalau pulsa strom pada meter listrik prabayar kita tersisa sedikit maka kita tentunya akan mengontrol pemakaian misalnya mengurangi lampu yang menyala saat tidur, mengurangi pemakaian televisi dan lain sebagainya.
  5. Efisien dan hemat waktu. Maksudnya adalah jika pada listrik pascabayar kita diharuskan sebelum tanggal 20 harus bayar tagihan listrik walaupun tidak dipakai, kalau pada listrik prabayar tentu kita tidak akan seperti itu apalagi pemakaian listrik bulanan kita hanya sedikit. Misalnya kita hanya memakai lampu dan tidak memiliki alat elektronik lainnya, jika menggunakan listrik prabayar 900 VA mungkin tagihan kita tidak sampai Rp 30.000 (termasuk beban dan PPj), coba kita bayangkan setiap bulan kita ke loket pembayaran, bank, kantor pos atau loket online lainnya, lebih-lebih kalau tempatnya jauh mungkin ongkos jalan lebih banyak dari pada tagihan listrik kita. Nah, kalau kita pakai listrik prabayar, kita membeli pulsa nominal Rp 100.000 mungkin 6 bulan lagi barus kita mengisi pulsa.
  6. Pada golongan tarif tertentu (umumnya daya 1.300 VA ke atas), tarif dasar antara PLN Prabayar dan PLN Pascabayar adalah sama. Jadi dari pada kita dikenai pemakaian minimum (pakai tidak pakai harus bayar) lebih baik pakai listrik prabayar.
  7. Biaya pasang baru (BP) lebih murah karena hanya dibebani token perdana (untuk pulsa listrik awal) sedangkan pada listrik pascabayar kita dikenakan lagi uang jamian langganan (UJL). Perhitungan biaya pasang baru (BP) dapat dilihat di http://www.pln.co.id/pbpd/.
  8. Leyanan pembelian pulsa lebih luas dibandingkan pada PLN pascabayar. Saat ini penjual pulsa HP sudah ada yang menjual pulsa listrik namun belum tentu melayani pembayaran tagihan listrik pascabayar, sedangkan loket yang melayani pembayaran listrik prabayar sudah pasti menjual pulsa listrik prabayar.
  9. Pengeluaran lebih ekonomis dibandingkan listrik pascabayar. Pada listrik pascabayar kita diharuskan membayar tagihan kita seluruhnya + biaya admin berapapun jumlahnya. Kita dapat membayangkan bagaimana kalau uang kita tidak cukup mau tidak mau kita harus kembali lagi ke rumah, dan kalau kita tunda mungkin esok harinya (tgl 21 ke atas) listrik di rumah kita akan disegel atau diputus aliran listriknya, tetapi kalau listrik prabayar berapapun uang kita (minimal Rp 20.000), kita dapat membeli pulsa listrik.
  10. Pelanggan listrik prabayar diberi kartu listrik pintar dimana pada kartu tersebut sudah tercetak nomor meter pelanggan, hanya dengan menunjukkan kartu, kita dapat melakukan pembelian pulsa, selain itu pada kWh meter juga tercatat berapa nomor meter kita, selain nomor meter juga ada nomor pelanggan atau ID Pelanggan seperti pada listrik pascabayar. Jadi tinggal kita memilih pakai ID Pelanggan atau nomor meter sama saja, kalau pada listrik pascabayar hanya ID Pelanggan saja dan tidak diberi kartu listrik pintar juga pada kWh meter listrik pascabayar umumnya tidak tercatat ID Pelanggan.
  11. Menjaga rumah dari resiko kebakaran. Jika dalam rumah kita instalasi kabel listrik bermasalah, pada kWh meter prabayar ada indikator bahwa instalasi kabel dalam rumah kita bermasalah (namanya juga listrik pintar, bisa deteksi instalasi kabel lho), kalau demikian halnya maka untuk menghindari resiko kebakaran kita akan memeriksa instalasi kabel di rumah kita atupun kita menghubungi petugas PLN, sedangkan pada listrik pascabayar indikator seperti. kWh meter prabayar dapat mendeteksi apakah instalasi kabel dalam rumah kita terhubung atau tidak misalnya MCB dalam keadaan off akan dideteksi. 
  12. Listrik prabayar tidak serta-merta mendapatkan kenaikan tarif dasar listrik. Jika pemerintah menaikkan tarif dasar listrik, nilai kWh yang telah masuk ke meter prabayar tidak ikut naik. Selain itu misalnya jika pemerintah menaikkan TDL per 1 Januari 2014, pelanggan yang melakukan pembelian pulsa listrik sampai 31 Desember 2013 tidak dikenakan kenaikan TDL, sedangkan pelanggan listrik pascabayar tagihan bulan 1 januari tentu sudah naik dan tidak dapat dibayar pada bulan Desember 2013 (btw ini namanya timbun pulsa ya?).
  13. Masih banyak lagi keuntungan lain dari listrik prabayar.
Selain kelebihan di atas, listrik prabayar bukannya tidak akan kekurangan ataupun kelemahan (orang yang soleh saja bisa khilaf), misalnya:
  • Pada beberapa golongan tarif misalnya tarif rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA tarifnya lebih mahal dibandingkan listrik prabayar. Tetapi kita dapat mengakalinya dengan menggunakan peralatan listrik yang penting-penting saja. Perlu kita ketahui juga bahwa jika pemakaian listrik Anda hampir 100% rata-rata dalam sebulan, pemakaian pulsa listrik Anda tidak akan sampai pada nilai Rp 450.000 (jika PPj lebih kurang 7%) untuk daya R1/900 VA, yang 450 VA tentu lebih sedikit lagi.
  • Pembelian pulsa listrik tidak periodik. Bagi yang pemakaian listriknya banyak mungkin akan membeli pulsa listrik lebih dari 1 kali dalam sebulan. Tetapi yang jelas jika pemakaian listrik banyak Anda dapat membeli pulsa yang nominal besar, sebab nominal pulsa listrik tersedia hingga nilai Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah). Nominal pulsa listrik yang tersedia di pasaran saat ini adalah 20.000, 25.000, 30.000, 40.000, 50.000, 75.000, 100.000, 200.000, 300.000, 400.000, 500.000, 1.000.000 dan 2.000.000.
  • Pulsa habis (kWh habis) berarti strom habis tentu listrik mati/padam, sehingga pelanggan listrik prabayar ada 2 (dua) kemungkinan listriknya padam yakni pemadaman dari PLN dan pulsa habis. Namun pada kWh meter prabayar jika sudah dilengkapi dengan alarm dimana jika kWH sudah menunjukkan nilai 10 kWh maka alarm pada kWh meter akan berbunyi, jika alarm berbunyi sebaiknya segera melakukan pembelian pulsa listrik prabayar.
Semoga artikel ini sangat bermanfaat (www.naskah.net).

Tuesday, October 15, 2013

Mengenal Listrik Prabayar atau Listrik Pintar

Sebelumnya kita hanya mengenal listrik PLN dimana tagihan listrik tersebut kita bayar bulanan. Selain itu secara periodik kita juga selalu didatangi oleh petugas pencatat meter untuk mencatat berapa kWH energi listrik yang kita gunakan, selanjutnya pada tanggal 1 sampai tanggal 20 kita diharuskan membayar tagihan listrik, dan jika kita terlambat membayar tagihan maka kita akan diberi sanksi yakni selain membayar tagihan, juga akan dikenakan biaya keterlambatan bahkan sambungan listrik di rumah kita akan disegel hingga diputus oleh PLN.

Pada akhirnya PLN memberikan solusi baru yakni listrik prabayar (bayar dulu baru pakai) atau dikenal dengan listrik pintar.

Gambar diunduh dari: http://www.pln.co.id/?p=47

Dalam listrik pintar (listrik prabayar) ini sistemnya hampir sama dengan pulsa handphone hanya saja kalau pada pulsa handphone pulsa akan terisi otomatis jika menggunakan pulsa elektrik sedangkan pada pulsa listrik prabayar, kita harus mengisikan lagi nomor token yang diperoleh. Selain itu jika pada pulsa handphone nilainya dalam rupiah sedangkan pada pulsa PLN Prabayar dalam kWh. Contohnya seperti ini, jika Anda membeli pulsa handphone senilai Rp 25.000 maka yang akan masuk ke handphone Anda juga Rp 25.000 (mungkin harganya bukan Rp 25.000 tergantung penjual) tetapi kalau pada listrik prabayar bukan seperti itu. Jika Anda membeli pulsa listrik senilai Rp 25.000 (harganya bisa lebih dari Rp 25.000  tergantung penjual/loket) pulsa listrik yang akan Anda dapatkan bukan Rp 25.000 melainkan dalam kWh misalnya untuk listrik rumah tanggal dengan daya 900 VA di Muna akan mendapatkan kWh sebesar 30,90 kWh. Nilai kWh ini akan berkurang sesuai pemakaian kita. Intinya kalau kita membeli pulsa listrik sebenarnya dapat dikatakan kita membeli strom (energi listrik) supaya masuk di rumah/kantor kita. 

Tarif dan Sistem Pulsa Listrik Prabayar
Seperti halnya listrik pascabayar (listrik bulanan), listrik prabayar juga memiliki tarif per kWh-nya. Misalnya untuk daya 900 VA untuk golongan tarif Rumah tangga (R1/900 VA) tarif per kWh-nya adalah Rp 605.Dalam sistem pulsa listrik, nilai pulsa bukan dalam rupiah. Misalnya kalau kita membeli pulsa Rp 20.000 dan sudah terisi di meteran listrik prabayar kita, jila sudah pakai 1 kWh bukan berkurang Rp 605 dan lagi-lagi yang masuk bukan Rp 20.000 juga tetapi dalam bentuk kWh.

Jika kita membeli pulsa listrik Rp 20.000, dan tarif per kWh untuk golongan tarif rumah tangga 900 VA Rp 605, maka apakah kita berpikir kWh yang kita akan dapatkan adalah Rp 20.000 dibagi Rp 605, dan hasilnya kita akan mendapatkan sekitar 33,06 kWh? Tentu saja tidak. Yang pertama dari Rp 20.000, akan dipotong untuk admin standar untuk PLN Prabayar yakni Rp 1.600, sehingga sisanya Rp 18.400. Setelah itu dikurangi lagi PPj yang besarnya berbeda tiap daerah. Mari kita perhatikan struk pembelian pulsa PLN Prabayar berikut:

 Gambar 2. Struk Pembelian Pulsa PLN Prabayar Nominal Rp 20.000 di Loket Fastpay(Produk PT Bimasakti Multiwealth)


Tampak pada gambar di atas bahwa pulsa nominal Rp 20.000, kWh yang didapatkan adalah 28,50 kWh dimana Rp 1.600 untuk admin, dan Rp 1.204 untuk PPj dan yang sebenarnya nominal pulsa yang kita dapatkan hanya senilai Rp 17.196 dan inipun akan berbeda tiap daerah walaupun dibeli pada loket yang sama. Misalnya pelanggan PLN di Surabayar membeli di loket fastpay di Kabupaten Muna, kemudian pelanggan PLN di Kendari membeli pulsa di loket fastpay di Muna juga, nilai kWh-nya akan berbeda jika PPj di daerah pelanggan berbeda.

Lalu bagaimana dengan pulsa nominal yang lain misalnya nominal Rp 50.000? Pada intinya sama dengan penjelasan di atas. Dimana Rp 1.600 untuk admin, kemudian akan dipotong untuk PPj dan sisanya nilai kWh akan dihitung.

Dimana dan Bagaimana cara mengisi pulsa PLN Prabayar?
Saat ini selain Bank, kantor POS, ATM, dan layanan perbankan lainnya, banyak sekali loket pembayaran Online bahkan penjual pulsa HP pun sudah menjual pulsa PLN Prabayar ini hingga ke pelosok sekalipun. Namun sebelum kita melanjutkan pembahasan, terlebih dahulu kita mengenali meteran listrik prabayar kita. Mari kita perhatikan gambar berikut:

 Gambar 3. Meter Listril Prabayar Merk Hexing 
(dinduh dari http://www.pln.co.id/?p=526)

Gambar di atas mungkin berbeda dengan meter prabayar di rumah Anda. Pada gambar di atas pulsa kWh yang tersedia adalah 28,60 kWh. Satu pengalaman di daerah saya ada yang mengatakan "pulsa listrik saya tinggal tiga ribu", "pulsa masih seribu sudah mulai bunyi", "bonus pulsa awal dari PLN tiga ribu lebih" dan banyak lagi yang lainnya. Padahal sebenarnya bukan begitu. Pada gambar meter prabayar di atas tercatat 28,60 kWh dan di daerah saya ada yang mengatakan 28,60 kWH (dua ribu delapan ratus enam puluh rupiah). Dari kasus ini berarti pelanggan belum memahami apakah pulsa listrik mereka dalam kWh ataupun dalam nilai rupiah, padahal yang sebenarnya adalah dalam bentuk.

Ada lagi pengalaman lainnya, pernah suatu saat ada yang datang membeli pulsa listrik, ia mengatakan "kalau saya beli pulsa Rp 100.000 bonusnya berapa?". Saya langsung mengatakan bonus apanya? Tidak ada bonus. Pelanggan lagi berkata "waktu saya beli Rp 20.000, bonusnya empat ribu lebih"? Akhirnya saya menjelaskan kepada pelanggan saya bahwa kalau kita membeli pulsa listrik, dapatnya bukan dalam rupiah tetapi dalam kWH, dengan menunjukkan struk seperti gambar 2 di atas dan di kWh meter prabayar itu di antara tulisan angka pulsa itu ada tanda titik yang artinya koma. Jadi yang dibeli dulu itu (20.000) strom-nya 28,5 kWh.Kalau dimeter pascabayar (listrik biasa), angkanya naik-naik dan itu bukan dalam rupiah tapi dalam kWh, kalau yang ini angka turun-turun dan nilainya dalam kWh juga, kalau kWh habis, berarti strom habis dan kita harus isi strom lagi. Akhirnya pelanggan saya mengerti juga.

Sekarang penulis akan bahas bagaimana cara mengisi pulsa listrik. Yang pertama-tama Anda harus ke konter pulsa yang jual pulsa listrik atau kalau tidak mau report langsung saja ke ATM kalau ada ATM, pagadaian,kantor POS atau loket pembayaran online, bahkan plasa telkom pun sudah melayani pembelian pulsa PLN Prabayar dan caranya mengisinya bisa langsung ditanyakan di tempat penjualan. Tapi jangan lupa membawa Kartu Listrik Pintar Anda. Kalau Anda enggan bertanya, bisa ikuti artikel ini. 

Kita lihat kembali gambar 2 di atas, dimana terdapat nomor token: 1748 4646 8381 3940 xxxx (20 digit, xxxx sebenarnya dalam bentuk angka, penulis menyembunyikan angkanya).Kita lihat gambar kWh meter pada gambar 3 (mungkin berbeda dengan kWh meter prabayar di rumah Anda, tapi caranya sama). Masukkan 20 digit token pada struk pembelian pulsa listrik prabayar Anda (seperti gambar 2) dari awal hingga akhir (jangan terbalik), kalau Anda sudah yakin benar, tekan tombol enter (pada gambar di atas tombol warna merah pada bagian kanan, kalau tombol pada bagian kiri adalah tombol hapus). Kalau tidak ada kesalahan, maka pada layar meter prabayar Anda akan muncul BENAR atau yang lainnya. Setelah itu akan muncul jumlah kWh (strom) yang masuk yakni 28,50 kWh, kemudian ditambahkan dengan sisa pulsa (strom) lamanya.

Selamat Mencoba!

Sunday, October 13, 2013

Cara Menghitung Tagihan Listrik Terbaru 2013

Sesuai peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 30 Tahun 2012 tanggal 21 Desember 2012 bahwa tarif dasar listrik dinaikkan 15% secara 4 (empat) tahap dan pada Oktober 2013 ini kenaikan tarif dasar listrik (TDL) menjadi 15% dari tarif dasar listrik 2010. Namun tidak semua golongan tarif mengalami kenaikan ini dimana pelanggan dengan daya hingga 900 VA tidak mengalami kenaikan sedangkan pelanggan dengan daya 1300 VA dan seterusnya baik prabayar maupun pascabayar naik.

Dalam tutorial sebelumnya penulis telah membahas bagaimana mengetahui tagihan listrik namun cara perhitungan tersebut masih menggunakan TDL 2010 + PPn 10% (sebelum kenaikan). Namun selanjutnya tarif dasar listrik tidak dikenakan PPn 10% lagi melainkan dikenakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dimana tiap daerah berbeda, misalnya di kabupaten PPJ adalah 7%.

Bagaimana cara menghitungnya?
Cara menghitungnya tidaklah susah, untuk golongan tarif 900 VA ke bawah caranya hampir sama dengan pada tutorial sebelumnya yang membedakan hanya pada PPn dan PPJ saja, namun untuk golongan tarif 1300 VA ke atas, sebelumnya kita menghitung sebaiknya kita melihat dahulu sistem tarif tenaga listrik sesuai peraturan Menderi ESDM No. 30 Tahun 2013. Silahkan kunjungi http://www.pln.co.id/?p=49. Dalam website ini penulis hanya akan membahas untuk golongan tarif Rumah Tangga, saja.

Daya s/d 450 VA
Perhitungannya adalah:
  • Blok I (0 - 30 kWh): Rp 169
  • Blok II (31 - 60 kWh): Rp 360
  • Blok III (61 Kwh ke atas): Rp 495
  • Beban: Rp 10.000 (tanpa PPn)
Sebelum kita menghitung, kita perhatikan dulu struk pembayaran listrik berikut (dibayar di loket fin-channel/delima point), sebagai berikut:

Gambar 1. Struk Pembayaran Listrik PLN Daya 450 VA di Loket Delima Point (FinChannel)dari PT Finnet Indonesia (Grup Telkom)

Tampak pada gambar di atas bahwa STAND METER adalah 00085970-00086370, ini artinya adalah kWh METER awal adalah 8579 kWH dan kWh meter akhir pada saat dicatat oleh petugas adalah 8637. Beberapa struk loket yang lain ada juga yang menggunakan angka tambagan 2 nol di belakang STAND METER. Mari kita perhatikan struk pebayaran listrik pada gambar 2 berikut yang dibayar di loket fastpay:


Gambar 2. Struk Pembayaran Tagihan Listrik Daya 900 VA di Loket Fastpay (Produk PT Bimasakti Multiwealth)

Tampak pada gambar 2 bahwa STAND METER adalah 00115600-00121900 ini artinya kWh meter awal (kWh meter akhir bulan sebelumnya) adalah 1156 kWh dan pada saat pencatatan oleh petugas PLN pada kWh meter menunjukkan angka 1219 kWh. 

Sekarang kita mulai menghitung. Dari gambar 1 diperoleh bahwa:
kWh meter awal: 8597
kWh meter awal: 8637
Dari data ini berarti energi listrik yang terpakai adalah 8697 kWh - 8579 kWh = 40 kWh. 

Perhitungan:
Blok I (0 s.d 30 kWh)= 30 x Rp 169 = Rp 5070
Blok II (31 s.d 40 kWh) = (40-30) x Rp 360 = 10 x Rp 360 = Rp 3.600

= Tagihan (tanpa PPJ) = Blok I + Blok II = Rp 5070 + Rp 3.600 = Rp 8.670

PPJ (untuk kabupaten Muna 7%) = Rp 8.670 x 7% = Rp 607

Tagihan = tagihan (tanpa PPJ) + PPJ = Rp 8.670 + Rp 607 = Rp 9.277

Biaya beban untuk daya s.d 450 VA adalah Rp 11.000, maka:
Tagihan + Beban 50% + PPJ beban = Rp 92.77 + Rp 5.000 + Rp 296 =Rp 14.573,- (tagihan ini akan sama nilainya saat dicek di www.pln.co.id).

Dalam melakukan pembayaran selalu dikenakan biaya admin/admin bank yang besarnya mulai Rp 1.600 hingga Rp 5.000. Pada struk finchannel (delima point) biaya admin Rp 2.000, sehingga tagihan yang harus dibayar adalah:

Tagihan total = tagihan + biaya admin = Rp 14.573 + Rp 2.000 = 16.573

Catatan:
Beban listrik untuk 450 VA adalah Rp 10.000, jika pemakaian < 50% dari biaya beban, maka hanya dikenakan biaya beban 50% (Rp 5.000)


Daya 900 VA
Kita perhatikan Stand Meter pada gambar 2 yakni: 00115600-00121900, yang berarti bahwa:
kWh meter sebelumnya: 1156 kWh
kWh meter pada saat dicatat: 1219
Jadi pemakaian adalah 1219 - 1156 = 63 kWh

Cara perhitungan
Blok I (0 s.d 20 kWh) = Rp 275
Blok II (21 s.d 60 kWh) = Rp 445
Blok III (61 ke atas) = Rp 495

Karena energi listrik yang terpakai adalah 63 kWh, maka:
Blok I = (0 s.d 20 kWh) = 20 x Rp 275 = Rp 5.500
Blok II = (21 s.d 60 kWh) = 40 x Rp 445 = 17.800
Blok II = (61 s.d 63 kWh) = 3 x Rp 495 = 1.485

Tagihan (tanpa ppj) = Blok I + Blok II + Blok III = Rp 5.500 + Rp 17.800 + Rp 1.485 = Rp 24.785

PPJ 7% = tagihan (tanpa PPJ) x 7% = Rp 1.735

Tagihan + PPJ = Rp 24.785 + Rp 1.735 = Rp 26.520

Beban untuk 900 VA adalah Rp 18.000 + PPJ 7% = Rp 19.260

Tagihan = Rp 26.520 + Rp 19.260 = Rp 45.780

Admin Bank = Rp 2.000, maka tagihan yang harus dibayar adalah Rp 47.780   

Daya 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 VA, 5.500 VA dan 6.500 VA
Pada golongan tarif ini, tidak dikenakan biaya beban, artinya kWH yang terpakai tinggal dikalikan dengan biaya per kWh-nya hanya saja pada golongan ini, dikenakan sistem pemakaian minimum 40 jam menyala, artinya kalau tidak dipakai maka tetap dibayar 40 jam. 40 jam menyala ini maksudnya sebagai berikut:
  1. Daya 1.300 VA (1.300 Watt, satuan Watt = VA atau voltampere), 40 jam menyala artinya 40 jam x 1.300 watt = 52.000 Watt jam = 52 kilowatt jam atau 52 kilo watthour (52 kwh).
    Tarif per kWh adalah Rp 979, jadi Rp biaya yang harus dibayar jika pemakaian kurang dari atau sama dengan 52 kWh adalah:
    52 x 979 + PPJ (misal 7%) = 52 x Rp 979 + PPj = Rp 50.908 + Rp 3.564 = Rp 54.472. Jadi jika pemakaian tidak sampai 52 kWh tetap dikenakan biaya sebesar ini, namun jika lebih dari 52 kWh, perhitungannya dapat menggunakan rumus:
    Tagihan = kWh terpakai + PPJ
    Jangan lupa ditambah lagi admin Bank ya?
  2. Daya 2.200 VA (2.200 Watt), minimum pemakaian juga adalah 40 jam. Pemakaian minimum = 40 jam x 2.200 watt = 88.000 watt ja = 88 kilowatt jam atau 88 kWh. Biaya per kWh = Rp 1.004. Cara perhitungannya sama dengan pada nomor 1.
  3. Daya 3.500 VA (3.500 Watt), minimum pemakaiannya juga 40 jam. Pemakaian minimum = 40 jam x 3.500 Watt = 140.000 Watt Jam = 140 kilowatt jam atau 140 kWh. Cara hitungnya juga sama dengan nomor 1, hanya saja biaya per kWh-nya = Rp 1.145.
  4. Daya 5.500 VA (5.500 Watt). Pemakaian minimum = 40 jam x 5.500 watt = 220.000 watt jam = 220 kilowatt jam atau 220 kWh, biaya per kWh-nya sama dengan nomor 4,cara hitungnya sama juga dengan nomor 1.
Dapat kita simpulkan bahwa untuk daya 1.300 VA sampai 5.500 VA dapat kita rumuskan sebagai berikut:

Tagihan = (W x TDL) + PPJ

Keterangan:
  • W = kWH yang terpakai atau energi listrik yang terpakai
  •  PPJ = pajak penerangan jalan yang besarnya berbeda tiap daerah
  • TDL = tarif dasar listrik berdasarkan peraturan menteri ESDM atau lihat di http://www.pln.co.id/?p=49. 

Jangan lupa masih ditambah admin bank lagi ya.

    Catatan:
    • Perhitungan di atas atas untuk golongan tarif Rumah Tangga, untuk golongan tarif lain perhitungannya hampir sama, yang berbeda adalah biaya beban, TDL dan pemakaian minimum, info lengkap lihat di www.pln.co.id.
    • satuan VA adalah singkatan dari voltampere atau satuan dari daya, dimama dalam fisika rumus daya (P) = V.I. V adalah beda potensial atau tegangan/voltase dengan satuan volt (V) sedangkan I adalah kuat arus listrik atau induktansi dengan satuan ampere (A). Satuan VA = Watt dalam Sistem Internasional (Sistem MKS SI).
    • kWh adalah singkatan dari kilowatt hour yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan kilowatt jam adalah besarnya energi listrik yang terpakai. Sebenarnya dalam sistem internasinal (SI) sistem MKS dinamakan watt second (watt detik) dimana dirumuskan dengan W = P x t (W = energi yang terpakai, P = daya alat listrik yang digunakan, dan t adalah lamanya penggunaan dalam satuan detik) namun dalam pentarifan listrik dikonversi lagi ke kilowatt jam atau kilowatt hour yang disingkat kWh. Perlu kita ketahui juga bahwa satuan energi dalam sistem SI dilambangkan dengan J (joule).
    • 1 kWh tidak sama dengan 1 kilo joule. Jika kita konversi ke joule maka 1 kWh = 1.000 watt x 3600 detik = 3.600.000 watt detik = 3.600.000 joule atau 3.600 kilo joule. Sehingga 1 kWh = 3.600 kJ (kilo joule).

    Tuesday, September 10, 2013

    Daftar Kode Bank di Indonesia

    Saat ini pemilik rekening Bank di Indonesia dapat melakukan transfer dana antar Bank Online kapan saja dan di mana baik melalui transfer ATM, EDC maupun SMS Banking. Transfer dana antar Bank dapat dilakukan pada jaringan ATM link (Jaringan Bank Pemerintah BNI, BRI, Mandiri dan BTN), ATM Bersama, ATM Alto maupun ATM Prima. Uang dapat diterima oleh penerima hanya dalam hitungan detik dan biayanya juga relatif terjangkau. Hanya saja, dalam melakukan transfer dana antar bank, kita harus mengetahui daftar kode bank di Indonesia, jika tidak maka kita tidak dapat melakukan transfer dana melalui SMS Banking.

    Daftar Kode Bank yang ada saat ini adalah sebagai berikut:

    Jaringan ATM Link (ATM Bank Pemerintah)
     
    Nama Bank
    Kode
    BRI (Bank Rakyat Indonesia) : 002
    BNI (Bank Negara Indonesia) : 009
    Bank Mandiri : 008
    BTN (Bank Tabungan Negara) : 200

    Jaringan ATM Link di atas juga masuk jaringan ATM Bersama dan Alto serta ada juga yang masuk dalam jaringan ATM Prima.

    ATM Bersama

    Nama Bank
    Kode
    Bank Danamon : 011
    Bank Permata : 013
    Bank Internasional Indonesia (BII) : 016
    Bank Panin : 019
    Bank CIMB Niaga : 022
    Bank Lippo : 026
    UOB Buana : 023
    Bank OCBC NISP : 028
    CITIBANK: 031
    Bank Windu Kencana : 036
    HSBC : 041
    Bank of Tokyo : 042
    SCB (STANCHRT BANK) : 050
    RBS (ABN AMRO) : 052
    Bank Capital : 054
    Bank Bumi Artha : 076
    Bank Ekonomi Raharja : 087
    RABO BANK : 089
    Bank IFI : 093
    Bank Mutiara : 095
    Bank Mayapada : 097
    BJB (Bank Jabar Banten) : 110
    Bank DKI : 111
    BPD DIY : 112
    Bank Jateng : 113
    Bank Jatim : 114
    BPD Jambi : 115
    BPD Aceh : 116
    BPD Sumut : 117
    Bank Nagari : 118
    BPD Riau : 119
    Bank SUMSEL BABEL : 120
    BPD Lampung : 121
    BPD Kalsel : 122
    BPD Kalbal : 123
    BPD Kaltim : 124
    BPD Kalteng : 125
    BPD Sulselbar : 126
    Bank Sulut : 127
    Bank NTB : 128
    BPD Bali : 129
    Bank NTT : 130
    Bank Maluku : 131
    Bank Papua : 132
    BPD Bengkulu : 133
    Bank Sulteng : 134
    BPD Sultra : 135
    Bank Nusantara Parahyangan : 145
    Bank Swadesi (Bank of India Indonesia) : 146
    Bank Muamalat : 147
    Bank Mestika : 151
    Bank Sinarmas : 153
    Bank Maspion : 157
    Bank Ganesa : 161
    Bank Kesawan : 167
    Bank Himpunan Saudara (HS 1906) : 212
    BRI Syariah : 422
    Bank Mega : 426
    Bank Bukopin : 441
    BSM (Bank Syariah Mandiri) : 451
    Bank Jasa Jakarta : 472
    Bank Bumiputera : 485
    Bank BRI Agro (ATM Agro) : 494
    SBI (Indomonex) : 498
    Bank Royal : 501
    Bank Mega Syariah : 506
    Bank INA : 513
    Barclays : 525
    Bank Kesejahteraan Ekonomi : 535
    Bank Arthos Indonesia : 542
    Bank Mayora : 553
    Bank INDEX : 555
    Bank Pundi Indonesia (Bank Eksekutif) : 558
    Bank Victoria : 566
    Bank Commonwealth : 950
    Bank BJB Syariah (Bank Jabar Banten Syariah) : 425
    Bank BTPN : 213
    Bank DBS : 046
    ANZ : 061
    BPR KS (Bank Perkreditan Rakyat Karyajatnika Sadaya) : 688
    t-Cash (Uang Elektronik dari Telkomsel) : 911
















    Beberapa Bank di atas di atas juga tergabung dalam jaringan Prima dan ATM Alto

    ATM Prima/Alto
     

    Nama Bank
    Kode
    BCA (Bank Central Asia): 014
    Bank Artha Graha : 037
    Bank Chinatrust: 949
    Bank Nobu : 503
    Bank BCA Syariah : 536
    Bank Victoria Syariah : 536
    Bank Anda : 088
    Bank Agris : 945
    Bank Hana : 484
    Bank Sahabat Sampoerna : 523
    Bangkok Bank :
    Bank Bisnis Internasional :
    Bank BNI Syariah :
    Bank BNP Paribas Indonesia :
    Bank Dipo Internasional :
    Bank Eka (BPR Eka Bumi Artha) :
    Bank ICBC Indonesia :
    Bank Amin (Anglomas International Bank) :
    Bank BKE Indonesia :
    Bank Metro Ekspress :
    Bank Mitra Niaga :
    Bank of America, N.A :
    Bank of China :
    Bank Panin Syariah :
    Bank MAS (Multi Artha Sentosa) :
    Bank Resona Perdania :
    Bank Sahabat Purba Danarta :
    Bank Sinar (Bank Sinar Harapan Bali) :
    Bank SMFG (Bank Sumitomo Mitsui Indonesia) :
    Bank BPR Danagung Abadi :
    Bank BPR Danagung Bakti :
    Bank BPR Semoga Jaya Artha :
    Bank Woori :
    Bank BYB (Bank Yudha Bhakti) :
    Bank Centratama Nasional :
    Union Pay (China Union Pay Indonesia) :
    BPR Danagung Rumulti :
    Deutsche Bank AG :
    Finnet (PT Finnet Indonesia) :
    Bank ICBC Bumiputra :
    Dompetku (Indosat) :
    Bank JCB International :
    JP Morgan Chase Bank :
    Kustodian Sentral Efek Indonesia :
    Lembaga Pembiayaan Eksport Indonesia :
    Bank Liman Internasional :
    Mastercard Worldwide :
    Maybank (Maybank Syariah Indonesia) :
    Mizuho Bank :
    Prima Master Bank :
    Rintis Sejahtera :
    Sahabat Finansial Keluarga :
    Telkom (t-cash Telkomsel dan Delima Remittance) :
    Visa Internasional :
    XL Tunai (XL AXIATA) :
    Visa Internasional :

    Untuk Kode Bank yang belum tertera pada tabel di atas, silahkan hubungi Bank Anda atau Bank/Lembaga yang bersangkutan. Beberapa Bank dalam jaringan ATM Alto/Prima ini ada sementara proses untuk menjadi anggota ATM Bersama. Silahkan hubungi Bank Anda.

    Jaringan ATM Prima di atas juga masuk dalam jaringan ATM Alto, selain dari yang disebutkan dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama dan ATM Prima, Bank lainnya tergabung dalam jaringan ATM Alto. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Bank Anda.



    Referensi:
    http://www.naskah.net
    http://www.bank-eka.co.id/produk-a-layanan/atm-bank-eka.html
    http://aspi-indonesia.or.id/daftar-anggota/
    http://www.jaringanprima.com/kode/all
    http://www.atmbersama.com/

    Friday, May 10, 2013

    Cara Kirim Uang dengan Internet Banking BRI

    Sebelumnya penulis telah membahas sekilas mengenai internet banking BRI dan cara transaksi melalui internet Banking BRI ini khususnya mengenai transaksi informasi rekening, dan pada kesempatan ini penulis akan membahas lagi bagaimana cara kirim uang menggunakan internet banking BRI. Jika Anda belum memiliki rekening BRI dan akun internet banking BRI, bacalah dahulu artike sebelumnya. Jika Anda sudah memiliki akun internet banking BRI, silahkan kunjungi https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html, dan Anda akan dibawa pada halaman berikut:

    Gambar di atas adalah halaman login internet banking BRI. Masukan user dan Password Anda serta kode validasi (validation). Kode validasi ini akan berbeda setiap Anda masuk ke halaman login internet banking BRI.Pastikan bahwa user dan Password Anda benar, 3 kali salah dalam memasukkan Password, maka user internet banking BRI Anda akan terblokir. Jika Anda sudah yakin User dan Password serta kode validasi (validation) benar, klik ENTER, dan Anda akan dibawa pada halaman akun internet banking BRI Anda. Untuk melakukan transfer pilih menu TRANSFER, atau perhatikan gambar berikut:


    Klik pada menu TRANSFER (lihat gambar di atas), maka pada bagian kirim halaman internet banking BRI akan tampak seperti gambar berikut:

    Dari gambar di atas, ada 3 macam cara transfer yakni Transfer Dalam Bank (transfer sesama rekening BRI), Transfer ke Bank Lain (Bank ATM bersama dan BCA) serta RTGS, dan yang akan kita bahas di sini adalah transfer dalam bank. Klik pada Transfer Dalam Bank, dan Anda akan dibawa pada halaman seperti gambar berikut:





    Masukkan Nomor Rekening BRI tujuan dan jumlah yang akan Anda transfer, seperti tampak pada gambar berikut:

    Pastikan bahwa Nomor Rekening dan jumlah yang Anda transfer benar, dan jika sudah benar klik Kirim, dan akan muncul gambar berikut:


    Gambar di atas adalah halaman konfirmasi. Jika Nama pemilik rekening sudah benar maka kita dapat memproses pengiriman, jika tidak sama maka jangan melakukan transfer. Untuk melakukan transfer (jika nomor dan nama pemilik rekening benar), kita harus memiliki m-Token. Klik pada Permintaan mToken, dan beberapa saat BRI akan mengirimkan mToken melalui handphone Anda. Pilih salah satu dari 5 mToken yang dikirim oleh BRI. Ingat setiap mToken hanya dapat digunakan 1 kali. Untuk memproses transfer, masukkan Password dan mToken lalu klik kirim (perhatikan gambar di atas), tunggu beberapa saat hingga proses transfer (kirim uang) Anda berhasil.

    Catatan:

    1. Pastikan saldo Anda cukup untuk melakukan transfer
    2. Minimal transfer bebas dan mininal saldo rekening Anda setelah transfer adalah Rp 50.000,-
    3. Jangan pernah memberikan mToken dan Password Anda kepada siapapun
    4. Hindari penggunaan komputer yang berpindah-pindah, sebaiknya komputer yang Anda gunakan hanya komputer di rumah Anda untuk keamanan
    5. mToken memiliki masa aktif dan jika sudah kadaluarsa, Anda harus meminta mToken kembali
    6. Setiap permintaan mToken, Anda akan dikenakan biaya Rp 550 yang akan memotong pulsa di HP Anda untuk pengguna prabayar dan akan menambah tagihan Anda jika menggunakan kartu pascabayar.
    7. Pastikan Anda memiliki pulsa yang cukup saat meminta mToken, untuk pengguna pascabayar pastikan Anda belum terlambat tagihan kartu pascabayar Anda.

    Wednesday, May 8, 2013

    Cara Transaksi Internet Banking BRI

    Sebelumnya penulis telah membahas mengenai internet banking BRI mulai dari cara mendatarkan hingga aktivasi m-Token (aktivasi transaksi finansial). Pada kesempatan ini penulis akan membahas bagaimana Cara Transaksi Internet Banking BRI dan yang akan dibahas pada bagian ini penulis akan membahas mengenai cara cek informasi rekening. Ada 3 transaksi yang dapat dilakukan pada transaksi informasi rekening ini yakni
    1. Cek Saldo, yaitu untuk mengetahui sisa saldo terakhir pada rekening Anda.
    2. Mutasi rekening, yaitu untuk mengetahui 5 transaksi terakhir pada rekening Anda.
    3. Cetak rekening koran, yaitu untuk mengetahui daftar transaksi pada rekening Anda secara detail.
    1. Cara Cek Saldo
    Untuk mengecek saldo rekening Anda, tentunya pertama kali yang lakukan Adalah log in ke internet banking bri di: https://ib.bri.co.id atau langsung ke: https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html, dan Anda akan masuk pada halaman berikut:


    Masukkan User Name dan Kata Sandi (Passeword) internet banking Anda setelah tu masukkan kode validasi yang di samping kanan kotak validation, lalu ENTER, dan Anda akan dibawa pada halaman berikut:


    Klik pada Informasi Rekening, dan akan tampak halaman seperti gambar berikut:

    Klik Saldo, maka beberapa saat kemudian saldo rekening Anda akan segera muncul.


    2. Mutasi Rekening
    Mutas rekening adalah informasi 5 transaksi terakhir pada rekening BRI Anda. Caranya hampir sama dengan langkah nomor 1 (informasi saldo). Perhatikan gambar di atas, klik pada Mutasi Rekening, maka akan tampak seperti gambar berikut:

    Klik pada rekening Anda, dan akan muncul gambar berikut:

     Tampak pada gambar 5 transaksi terakhir pada Rekening.

    3. Cetak Rekening Koran
    Cetak rekening koran pada dasarnya hampir sama dengan mutasi rekening hanya pada cetak rekening koran, transaksi terakhir yang dapat kita ketahui sangat banyak, selain itu transaksi lebih detail serta dapat kita cetak di printer untuk berbagai keperluan. Cara cetak Rekening Koran hampir sama dengan mutasi rekening, yakni cukup kita mengeklik pada Cetak Rekening Koran (perhatikan gambar di atas), maka akan tampil halaman seperti gambar berikut:


    Klik pada Rekening, dan akan muncul gambar berikut:


    Tampak pada gambar informasi daftar transaksi pada rekening kita yang tentu saja lebih detail. Jika ingin mencetaknya, klik Cetak.

    Selamat Mencoba! 

    Tuesday, May 7, 2013

    Internet Banking BRI, Akses Mudah Transaksi Aman

    Internet Banking dapat diartikan sebagai perbankan di internet atau layanan perbankan yang dapat dilakukan oleh nasabah dengan menggunakan internet. Beberapa perbankan di Indonesia baik bank swasta maupun bank Plat Merah (Bank BUMN) sudah banyak yang menyediakan fasilitas internet banking kepada nasabahnya termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dengan adanya layanan internet Banking ini dapat memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan di mana saja berada baik menggunakan PC, maupun smartphone.

    Gambar diunduh dari https://ib.bri.co.id/

    Ada beberapa layanan perbankan yang dapat dilakukan melalui internet banking BRI ini antara lain informasi saldo, informasi mutasi rekening, transfer antar rekening sesama BRI, transfer antar bank ATM Bersama dan ATM BCA, Pembayaran angsuran pinjaman seperti FIF, BAF, WOM, Finansia dan lain-lain, pembelian pulsa, pembayaran tagihan telepon/HP, pembayaran Pajak (PBB), pembelian tiket pesawat, pembayaran zakat, pembayaran Kartu Kredit BRI dan Kartu Kredit Bank Lain, pembayaran tagihan listrik PLN hingga transfer antar bank dengan sistem RTGS serta masih banyak lagi layanan transaksi lainnya.

    Untuk kemudahan dan keamanan transaksi, transaksi melalui internet banking BRI sangat mudah dan aman. Mudah maksudnya dapat digunakan oleh siapapun dengan menu yang sederhana. Masalah keamanan, tentu saja transaksi yang kita lakukan benar-benar aman, uang kita tidak akan dapat dibobol oleh orang lain sebab internet Banking BRI menggunakan keamanan 2 langkah yakni selain menggunakan kata sandi juga dalam bertransaksi nasabah harus memesan m-Token yang masa aktifnya terbatas yang diterima oleh nasabah melalui nomor HP yang terdaftar. Jadi walaupun kata sandi dan user kita dapat ditebak oleh orang lain, uang kita di BRI tidak dapat dipindahkan begitu saja tanpa m-Token. Selain itu, jika 3 kali berturut-turut salah memasukkan kata sandi, maka untuk sementara user internet banking BRI kita dinonaktifkan sementara oleh BRI dan dapat diaktifkan kembali setelah kita menghubungi Call BRI.

    Untuk dapat menggunakan layanan internet banking BRI ini sangat mudah yakni cukup memiliki rekening BRI SIMPEDES, Britama, Britama Bisnis, Giro atau rekening lainnya dan Kartu ATM BRI. Jika sudah memiliki rekening dan ATM, silahkan mendaftar layanan internet banking BRI di mesin ATM BRI. Jika Anda tidak paham menggunakan ATM BRI atau mendaftar layanan internet banking BRI, tanyakan kepada Customer Service BRI, Anda akan dipandu bagaimana untuk mendaftar layanan internet banking BRI ini. Jika Anda sudah mendaftar melalui ATM dan berhasil, maka Anda sudah dapat melakukan transaksi melalui internet Banking BRI, hanya saja transaksi yang dapat dilakukan hanyalah transaksi informasi saldo, mutasi rekening 5 transaksi terakhir dan cetak rekening koran, sedangkan transaksi finansial belum dapat dilakukan. Agar dapat melakukan transaksi finansial atau semua transaksi di Internet Banking, Anda harus mengaktifkan m-Token ke Cabang/Unit BRI terdekat dengan membawa handphone beserta simcard yang masih aktif, kartu ATM BRI, fotokopi tanda pengenal (KTP) dan aslinya, dan buku tabungan. Jika Anda masih belum mengerti, tanyakan kepada Customer Service BRI. Jika aktivasi m-Token sudah berhasil, Anda sudah dapat melakukan semua transaksi yang ada di internet banking BRI.

    Saturday, December 15, 2012

    KTP Elektronik (eKTP), Keunggulan dan Permasalahannya

    Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia KTP Elektronik atau electronic KTP (eKTP) adalah Kartu Tanda Penduduk yang dibuat secara elektronik, maksudnya adalah baik segi fisik dan kegunaannya berfungsi secara komputerisasi (http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik). eKTP ini telah banyak digunakan oleh berbagai negara di dunia dan di Indonesia sendiri baru mulai diterapkan secara terbatas pada tahun 2009. Penerapan secara nasinal pada tahap I dimulai pada Februari 2011 dan tahap II dilanjutnya hingga 31 Oktober 2012 dan diperpanjang hingga 31 Desember 2012. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai eKTP Anda dapat membaca artikel lain di e-ktp.com dan wikipedia Bahasa Indonesia di: http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_Tanda_Penduduk_elektronik.



    Jika dilihat dari segi keunggulan, eKTP tentu sangat banyak manfaatnya di antaranya sebagai berikut:
    1. Tidak akan ada lagi orang/penduduk yang memiliki lebih dari 1 (satu) KTP walaupun berganti nama ataupun pindah di daerah lain. Maksudnya jika seseorang telah memiliki eKTP atau telah melakukan perekaman data eKTP di Kota Kendari, dan selanjutnya ia pindah lagi ke Kabupaten Muna untuk melakukan perekaman dan seterusnya mungkin pindah ke Papua, hanya sia-sia. eKTP yang ia akan miliki hanya di Kota Kendari dan tidak akan pernah mendapatkan eKTP di daerah lainnya. 
    2. Dapat digunakan untuk menangkap dan mencegah terorisme. Karena hanya memiliki 1 KTP maka seseorang yang akan pindah di tempat lain tidak dapat pindah seenaknya sebab harus diketahui oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Asal dan yang dituju. Kalau ia pindah tanpa surat pindah, ia tidak akan mendapatkan eKTP di tempat yang dituju. Selain itu, mungkin seorang teroris tidak melakukan perekaman data eKTP sehingga tidak memiliki eKTP, maka dengan mengadakan razia eKTP, teroris cepat akan tertangkap.
    3. Mempermudah identifikasi seseorang. Salah satu contoh adalah seseorang yang mengalami kecelakaan dan tidak dapat dikenali lagi begitu juga eKTP yang dimiliki orang tersebut tidak ditemukan, hanya dengan sidik jari yang bersangkutan dapat diketahui siapa orang tersebut dan dari mana asalnya. Contoh lain adalah jika sebuah rumah dimasuki pencuri melalui jendela dan di jendela tersebut meninggalkan jejak sidik jari, maka akan cepat diketahui siapa yang mencuri.
    4. Melindungi Kreditur dan mencegah korupsi. Maksudnya adalah jika seseorang memiliki hutang kepada orang lain atau bank, karena mungkin tidak dapat dilunasi dan akhirnya ia melarikan diri. Walaupun ia melarikan diri, ia dapat diketahui dimana ia berada atau pasti akan kembali lagi ke tempat asalnya karena urusan eKTP sebab ia tidak akan pernah memiliki eKTP di tempat lain. Seorang koruptor tidak akan bisa lari keluar negeri sebab penerbitan paspor akan berdasarkan pada data eKTP dan tidak dapat menggunakan paspor orang lain atau menggunakan nama orang lain, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya.
    Terlepas dari keunggulan (manfaat) eKTP di atas, maka akan beberapa permasalahan yang mungkin akan timbul dalam penerapan eKTP ini, antara lain sebagai berikut:
    1. Terdapat kesalahan data penduduk. Dalam proses perekaman data eKTP, seorang operator akan mengonfirmasi kepada penduduk yang bersangkutan apakah datanya sudah benar atau belum dan selanjutnya proses perekaman dilanjutkan. Akan tetapi karena banyaknya orang atau karena perekaman hingga larut malam, maka penduduk yang direkam datanya tidak ditanya lagi atau ditanya tapi lupa menyuntingnya yang pada akhirnya data penduduk yang bersangkutan menjadi tidak sesuai dengan yang sebenarnya sehingga mengakibatkan data penduduk yang bersangkutan salah.
    2. Saat penduduk melakukan perekaman data di Kecamatan/Kelurahan/Mobile, data penduduk tidak ada dan ia disarankan untuk melakukan pembuatan Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang lokasinya sangat jauh dan akhirnya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.
    3. eKTP yang sudah dicetak tidak diaktivasi. Perlu diketahui bahwa eKTP yang telah jadi harus diaktivasi di tempat dimana melakukan perekaman data. Proses aktivasi ini untuk melihat apakah data penduduk yang bersangkutan valid atau invalid. Validitas data penduduk dapat dibuktikan dengan sidik jari sebab jika yang melakukan sidik jari bukan pemilik yang sebenarnya maka eKTP tidak akan dapat diaktivasi. Kenyataan di lapangan ada beberapa masyarakat yang eKTP-nya tidak diaktivasi atau tidak aktif. Ada beberapa daerah saat pendistribusian eKTP, eKTP yang sudah jadi langsung diberikan kepada masyarakat dan nanti masyarakat sendiri yang pergi melakukan aktivasi sendiri, namun karena tempatnya jauh, masyarakat kemungkinan malas melakukan aktivasi eKTP. Selain itu, Kecamatan/Desa yang dilayani secara mobile mungkin eKTP-nya dibagikan tanpa melalui tahap aktivasi terlebih dahulu.
    4. Data eKTP Benar tapi foto pemilik tidak sesuai, eKTP tetap dibagikan.
    5. NIK Penduduk tidak sesuai dengan struktur NIK yang sebenarnya. Penulisan NIK aturannya mengikuti urutan berikut:
      • Kode Propinsi
      • Kode Kabupaten
      • Kode Kecamatan
      • Tanggal Lahir (kalau perempuan ditambah 40)
      • Bulan Lahir
      • Tahun Lahir (2 digit terakhir angka tahun)
      • Nomor Urut menurut tanggal lahir, maksudnya seseorang yang lahir pada tanggal 18 Desember 1981 dan orang lain dalam kecamatan yang sama belum ada yang memiliki NIK, maka Nomor Urutnya adalah 0001. Jika yang bersangkutan berada di Sulawesi Tenggara (Kode: 74), Kabupaten Muna (Kode: 03), Kecamatan Kabangka (Kode:23), maka NIK yang bersangkutan adalah: 7403231812810001
      Saat melakukan perekaman data di Kecamatan/Kelurahan/Mobile ternyata tanggal lahirnya salah dan tanggal lahir tersebut langsung diubah, misalnya tanggal lahirnya adalah 12 Januari1981, NIK yang bersangkutan tidak berubah di aplikasi eKTP namun eKTP yang bersangkutan tetap akan diterbitkan. Hanya saja jika yang bersangkutan melakukan perubahan data di Catatan Sipil setelah melakukan perubahan di Kecamatan/Kelurahan/Mobile, NIK yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan berubah.
    6. eKTP dapat diaktivasi tanpa Sidik Jari terlebih dahulu. Ada beberapa eKTP saat diaktivasi, menu verifikasi tidak muncul namun operator dapat melakukan aktivasi sebab menu aktivasi pada aplikasi dapat digunakan.
    7. eKTP saat dibaca dengan Card Reader menggunakan aplikasi versi lama misalnya aplikasi Benroller 2.2 tidak dapat terbaca, walaupun digeser, dibolak-balik, Komputer di restart, tetap tidak bisa terbaca, namun saat menggunakan aplikasi terbaru yakni Aplikasi Benroller 3.0, eKTP tersebut dapat dibaca oleh Card Reader dan eKTP dapat diaktivasi. Dikhawatirkan pada suatu saat nanti misalnya saat berurusan di Bank, eKTP tidak dapat terbaca oleh Card Reader Bank.
    8. Sebagian data penduduk pada eKTP terhapus. Saat eKTP akan dibagikan, ternyata biodata penduduk sebagian terhapus atau tidak tercetak akan tetapi data elektronik yang bersangkutan benar. 
    9. Penduduk yang telah melakukan perekaman data eKTP di suatu tempat, tiba-tiba pindah ke tempat/daerah lain yang jaraknya sangat jauh. Salah satu contoh adalah seseorang yang telah melakukan perekaman data di salah Kecamatan di Kota Palu Sulawesi Tengah, sebelum eKTP-nya diterima, ia pindah di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Perlu dicatat bahwa biaya transportasi darat dan laut dari Palu ke Muna di atas Rp 200.000,-. Penduduk yang bersangkutan walaupun dapat melakukan perekaman data di salah satu Kecamatan di Kabupaten Muna sebab datanya ada, eKTP-nya tidak akan keluar (status duplicate), yang pada akhirnya ia harus kembali ke Kota Palu lagi untuk mengambil eKTP-nya dan mengurus Surat Pindah Tempat Tinggal dan seterusnya
    10. Masalah-masalah lain kemungkinan masih ada. 
    Terlepas dari permasalahan penerapan eKTP ini, setidaknya data eKTP sangat akurat dan penduduk dapat terkontrol, dan tidak dapat lagi pindah seenaknya atau melarikan diri. Semoga permasalahan di atas dapat teratasi di kemudian hari dan semoga pula artikel ini dapat bermanfaat.

    Tuesday, December 4, 2012

    Cara Mengetahui Rincian Tagihan Listrik PLN

    Pembayaran tagihan listrik PLN dahulu dengan sekarang berbeda, jika dahulu kita membayar listrik, selain kita mengetahui informasi berapa tagihan kita, juga kita dapat mengetahui rincian tagihan dan kita membayarnya di kantor PLN terdekat. Untuk saat ini hampir dapat dipastikan bahwa seluruh rekening pelanggan PLN (ID Pelanggan) telah online, hal ini dapat leluasa dalam hal melakukan pembayaran, kapan dan dimana saja kita dapat melakukan pembayarn seperti Kantor Pos Online, Loket Bank, ATM, SMS Banking, internet Banking, Akun khusus kartu seluler (tCash dari Telkomsel, XL Tunai, dll), akun Delima, Kartu Kredit hingga PPOB (Payment Point Online Bank) dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Perhatikan salah satu contoh struk pembayaran listrik berikut:


    Tampak pada gambar bahwa rincian pembayaran tidak ada dan kita dapat mengecek di web resmi www.pln.co.id, dan lihat bagian seperti gambar berikut:


    Masukkan ID Pelanggan PLN Anda pada kotak ID Pelanggan lalu klik Cek dan akan tampak seperti gambar berikut:


    Klik pada Lihat Invoice dan perhatikan gambar bagian berikut:


    Jika Anda sudah memiliki akun di info billing PLN, silahkan masukkan email dan katas andi Anda serta kode sandi di bagian bawah (jika belum memiliki akun, klik pada User Baru dan ikuti langkah-langkahnya), lalu klik masuk dan akan tampak gambar berikut:


    Tampak pada gambar bahwa rincian tagihan sangat lengkap. Rincian ini juga akan anda terima melaui email.

    Monday, May 21, 2012

    Cara Memasukkan Artikel Ke Blogger

    Pada Artikel sebelumnya, penulis telah membahas mengenai Panel dan Toolbar paa editor blogger. Editor blogger seperti pada gambar berikut:



    Tampilan editor di atas adalah dalam mode Compose (harap baca artikel sebelumnya). Jika tampilannya seperti gambar di atas, kita tinggal mengetik apa saja yang akan kita masukkan ke blog kita.


    Tampak pada gambar di atas dalam editor telah dimasukkan artikel. Sebenarnya kita sudah dapat menerbitkan artkel tersebut, tetapi kita sebaiknya melakukan setelan pada entri/artikel yang kita akan terbitkan. Lihat pada panel bagian kanan atau perhatikan gambar berikut:


    Keterangan:
    • Label, yaitu semacam simbol atau kategori pada suatu entri, misalnya pada tutorial ini, penulis memberi label "Sains dan Teknologi", seperti tampak gambar berikut:

      Kita dapat memberi label pada suatu entri lebih dari 1 label yang dipisahkan dengan koma, jika telah selesai memberi label klik Selesai.
    • Jadwal, yakni waktu penerbitan. Anda dapat menyetel tanggal penerbitan artikel/entri yang anda masukkan, namun pada umumnya disetel otomatis dimana tanggal penerbitan sesuai dengan tanggal saat artikel diterbitkan. Perhatikan gambar berikut ini:

      Klik selesai jika telah disetel.
    • Lokasi, biarkan default saja jika tidak dipahami
    • Dekripsi penelusuran, yaitu gambaran artikel yang anda akan publikasikan. Gambaran itu akan mudah dibaca oleh mesin pencari, sehingga pengunjung dapat dengan cepat menemkan artikel Anda.



      Jika kita memasukkan kata "Yang Lebih Cepat dari Cahaya", maka pengunjung yang mengetik kecepatan cahaya pada mesin pencari maka artikel anda dapat cepat ditampilkan bahkan mungkin berada pada urutan teratas. Perhatikan tampilan mesin mencari berikut ini:

      Tampak pada gambar di atas artikel yang dimasukkan penulis berada pada urutan kelima. Anda dapat memberi deskripsi penelusuran dengan 1 kata saja, frase atau beberapa kata yang memungkinkan artikel Anda cepat terindeks oleh mesin pencari. Jangan lupa klik selesai jika telah memasukkan deskripsi penelusuran.
    • Pilihan. Jika kita mengeklik pada panel ini, maka akan muncul seperti gambar berikut:


      Mode tulis, ada 2 bagian yaitu:
      • Tunjukkan HTML apa adanya, maksudnya kode HTML yang dimasukkan tidak akan diubah/ditafsirkan
      • Tafsirkan HTML yakni diketik, maksudnya kode HTML yang dimasukkan akan diubah/ditafsirkan dalam bentuk teks atau perintah tertentu.
      Baris baru, ada 2 tipe, yaitu:
      • Gunakan tag <br> maksudnya jika berpindah ke baris baru, walaupun kita menekan enter pada keybard, baris baru tersebut tidak akan terbentuk, kita harus mengetikkan tag <br> untuk berpindah ke baris baru
      • Tekan "enter" untuk baris baru, maksudnya jika kita menekan enter, maka otomatis kita akan membuat baris baru, hal ini juga berlaku walaupun Anda berada pada model HTML.

    Jika semua telah selesai, klik Publikasikan untuk menerbitkan artikel Anda agar dapat dibaca oleh pengunjung.

    Catatan:
    Artikel menggunakan blogger versi Bahasa Indonesia

    Saturday, April 21, 2012

    Cara Mengetahui Daya Tahan Baterai HP

    Sebelumnya penulis telah membahas bagaimana cara mengetahui baterai Nokia Original, pada kesempatan ini penulis mencoba membahas Daya Tahan Baterai Handphone. Di dalam kelistrikan daya diukur dengan satuan watt (SI) walaupun sering kali diukur dengan satuan Volt Ampere (VA). Mungkin kita sering membayar tagihan listrik dimana daya yang terpasang pada rumah kita adalah 900 VA. 900 VA artinya adalah 900 watt. Hasil ini diperoleh dari persamaan berikut: 

    P = V.I

    Dimana:
    P : daya  dalam satuan watt
    V : Tegangan dalam satuan Volt (V)
    I : Kuat arus dalam satuan Ampere (A).

    Jadi watt sama dengan ukuran VA.

    Lalu bagaimana dengan daya tahan? Mungkin kita bisa memahami apa daya tahan ini. Daya tahap dapat diartikan kemampuan suatu benda untuk  bertahan. Daya tahan baterai berarti kemampuan baterai tersebut bertahan dalam jangka waktu tertentu.

    Bagaimana mengukur daya tahan baterai? Sebagai orang awam, kita tidak dapat mengukur daya tahan baterai tanpa menggunakan suatu alat. Namun ada beberapa spesifikasi tertentu untuk mengetahui tahan tidaknya suatu baterai, misalnya apakah baterai tersebut Original atau tidak. Jika kita membeli handphone baru dari Dealer resmi, dapat dipastikan bahwa baterai handphone tersebut adalah original. Namun untuk menentukan daya tahan baterainya adalah berapa muatan baterai yang tertera pada baterai tersebut. Muatan baterai tersebut diukur dalam satuan mAh. mAH adalah singkatan dari mili Ampere Hour atau mili amper jam, misalnya pada baterai tertulis 300 mAh, 600 mAh, 1020 mAh, dan sebagainya. Di dalam kelistrikan satuan mAh setara dengan satuan muatan yakni coulomb yang sering dilambangkan dengan C. Persamaannya (rumusnya) diperoleh rumus kuat arus listrik yakni:

    Dimana:
    I = Kuat arus listrik dalam satuan ampere
    Q = adalah muatan listrik dalam satuan coulomb (setara dengan ampere second/ampere detik)
    t = Waktu dalam satuan detik

    Dari persamaan di atas, persamaan muatan listrik dapat diperoleh diperoleh yaitu:

    Q = I.t

    Pada baterai handphone misalnya tertulis 300 mAh, jika di konversi ke satuan coulomb (atau ampere detik), menjadi sebagai berikut:

    Nilai Q ini adalah muatan maksimum yang tersimpan dalam baterai tersebut, semakin tinggi nilai Q semakin baik baterai tersebut.

    Berapa lama kira-kira daya tahan baterai tersebut?
    Daya listrik dirumuskan dengan:
    P = V.I 
    Sedangkan I = V/R, jadi:

    Lalu bagaimana dengan nilai R? Nilai R cenderung berubah dimana saat handphone dalam keadaan standby nilai R lebih kecil dibandingkan dengan saat handphone dipakai apalagi dipakai untuk mendengarkan musik, nilai R tentu saja besar. Jadi semakin besar nilai R semakin cepat muatan baterai tersebut habis. Jika muatan baterai dalam keadaan standby adalah 0,01 ohm, maka waktu yang dibutuhkan sampai muatan baterai dalam keadaan kosong maka daya baterai tersebut adalah:


    Perhitungan di atas hanya asumsi saja, kemungkinan hambatan bisa lebih kecil atau lebih besar tergantung handphone. Namun yang Anda perhatikan saat membeli handphone atau baterai handphone adalah:
    1. Pastikan baterai yang Anda beli adalah baterai original begitu juga tingkat originalitas baterai tersebut berada pada berapa persen, misalnya 95%, 99% atau 99,99%. Semakin tinggi tingkat original semakin baik
    2. Belilah baterai handphone di dealer Resmi kalau tidak yakin bahwa baterai yang akan Anda beli  original atau tidak.
    3. Saat membeli baterai atau handphone, periksa nilai muatan baterai, semakin tinggi semakin baik, misalnya baterai dengan muatan 1080 mAh lebih baik dari pada 600 mAh.
    Semoga bermanfaat

    Friday, March 16, 2012

    Menggunakan UPS Saat Listrik Padam

    Semua orang mungkin merasakan listrik mati. Saat bekerja di depan komputer, menonton televisi, dan kegiatan lainnya. Semua pekerjaan akan terhenti jika listrik padam. Agar pekerjaan masih dapat dilanjutkan, biasanya orang menggunakan mesin gencet ataupun mesin disel. Akan tetapi, bagi orang yang bekerja dengan komputer, padamnya listrik dapat mengakibatkan kerusakan data, rusaknya komputer dan lain-lain. Seseorang yang sedang menonton siaran televisi misalnya menonton sepak bola akan sangat terganggu dengan padamnya listrik. Misalnya siaran sepak bola akan berhasil 5 menit lagi, tiba-tiba listrik padam, kalau kita menghidupkan mesin gencet ataupun mesin disel, tentu kita akan kerepotan, apabila mesin yang kita pakai mengalami gangguan maka kita tidak dapat menyaksikan siaran sepak bola seluruhnya. Masih banyak lagi pekerjaan kita yang sangat membutuhkan listrik dan jika listrik padam, maka pekerjaan itu akan terhenti seketika.

    Bagaimana solusinya akan pekerjaan tidak terhenti saat listrik padam? Solusinya adalah menggunakan UPS. UPS adalah singkatan dari Uninterrupted Power System. UPS ini berfungsi untuk menyimpan daya sementara waktu saat listrik padam, selain itu, UPS juga berfungsi untuk menstabilkan tegangan (stabilizer). Dengan menggunakan UPS, misalnya pada komputer, saat listrik padam, pekerjaan masih dapat dilakukan, apalagi kita sementara melakukan proses pencetakan data/naskah, dengan menggunakan UPS pekerjaan itu dapat kita lanjutkan. Saat kita menonton televisi, apalagi kita sementara menonton siaran sepak bola yang siarannya akan berakhir sekitar 5 menit lagi, tentunya kita masih dapat melanjutkannya walaupun saat listrik padam. Kalau kita ada mesin gencet atau mesin desel, kita dapat menghidupkannya jika siaran sepak bola tadi berakhir. Begitu juga yang bekerja pada komputer yang melakukan pencetakan dokumen/data/naskah, sementara proses pencetakan berjalan kita dapat menghidupkan mesin. Yang paling penting di sini adalah pekerjaan tidak terhenti, apalagi alat-alat komputer khususnya printer akan sangat terganggu dengan padamnya listrik.

    Apakah daya pada UPS itu dapat bertahan lama? UPS yang dijual di pasaran sangat bervariasi mulai dari merk lokal sampai dengan merk yang paling terkenal, mulai dari harga yang murah sampai dengan harga yang paling mahal. Begitu pula daya UPS itu, ada yang dayanya kecil ada juga yang dayanya besar, misalnya 150 VA (Watt), 300 VA, 600 VA, 1200 VA sampai yang setinggi-tingginya. UPS yang saya gunakan adalah UPS yang berdaya 600 VA. Saat listrik padam saya masih dapat melakukan pekerjaan di komputer selama sekitar 15 menit. Selain itu, UPS ini kadang-kadang saya gunakan untuk lampu akan tetapi hanya dapat dipakai sekitar 20 menit. Untuk Anda yang memiliki kemampuan dana, tentunya anda dapat membeli UPS yang lebih besar.

    Kalau Anda belum mengetahui ataupun memiliki UPS, Anda dapat membelinya di Toko-toko Komputer. Biasanya penjual komputer juga menjual UPS. Jika Anda sudah memiliki UPS, pastikan bahwa Anda menggunakannya sesuai dengan petunjuk penggunaannya.

    Menggunakan DC Regulator sebagai Sumber Penerangan

    Di dalam kelistrikan, dikenal dua jenis arus yakni arus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC). Arus bolak-balik yang umumnya memiliki tegangan 110 volt atau 220 Volt dapat diubah menjadi arus searah dengan berbagai varian tegangan yang lebih kecil misalnya 1,5 Volt; 3 Volt, 6 Volt, 9 Volt, 12 Volt, 24 Volt dan sebagainya. 1,5 volt setara dengan tegangan pada sebuah baterai (elemen kering), sedangkan 12 volt dan 24 volt setara dengan tegangan pada sebuah accumulator.

    Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah dapatkah arus searah diubah menjadi arus bolak-balik misalnya sebuah accumulator dengan tegangan 12 volt diubah ke arus bolak-balik dengan tegangan 220 volt? Dengan menggunakan DC Regulator, tentu saja kita dapat mengubah tegangan accumulator (12 V) menjadi 220 V. Skemanya seperti pada gambar berikut:


    Gambar di atas adalah sebuah accumulator. Sumber arus (tegangan accu: 12 V, dengan muatan 50 Ah) dihubungkan dengan DC regulator, keluaran dari DC Regulator ini adalah 220 V. Keluaran inilah yang dapat digunakan sebagai penerangan. Jika kita hanya menggunakan lampu kira-kira 3 balon lampu hemat energi (daya masing-masing lampu: 5 watt), 1 accumulator yang diisi penuh, dapat dipakai selamat 3 hari (jika dipakai 12 jam dalam sehari). Ini menurut yang dicoba oleh penulis. Tentu sangat cocok jika dipakai bagi para petani yang kebunnya jauh dari jaringan listrik.

    Keuntungan menggunakan DC Regulator ini antara lain sebagai berikut:
    1. Hemat energi dan bebas polusi, sebab tidak menggunakan bahan bakar 
    2. Harga tidak terlalu mahal, di daerah saya dijual dengan harga sekitar Rp 350.000/buah (US $40), accumulator seharga Rp 600.000 (US $67) 
    3. 3. Dapat juga digunakan pada peralatan elektronik lainnya seperti TV. Penulis menggunakan alat ini pada TV dan Receiver Digital sekitar 4 jam, dan masih banyak lagi keuntungan lainnya.

    Thursday, March 8, 2012

    Registrasi Kartu Seluler Prabayar, Seharusnya Memiliki Nilai Tambah Bagi Konsumen

    Bagi yang sudah biasa menggunakan handphone dan sering membeli kartu seluler prabayar tentunya telah mengetahui bagaimana cara melakukan registrasi kartu prabayar. Ada berbagai cara melakukan registrasi ini baik melalui Menu Simcard maupun SMS ke 4444 dengan mengetik DAFTAR atau REG dan selanjutnya ikuti langkah-langkah yang diberikan SMS balasan dari 4444.

    Untuk apakah registrasi kartu seluler prabayar ini dilakukan? Adakah nilai tambah (keuntungan) kepada konsumen? Registrasi prabayar hampir tidak ada nilai tambahnya bagi konsumen, yang pada akhirnya banyak konsumen yang melakukan registrasi asal-asalan, bahkan pelanggan yang baru memiliki handphone merasa terkejut dengan registrasi kartu prabayar. Lalu bagaimana jika pelanggan melakukan registrasi asal-asalan? Sebenarnya ada hukum yang telah mengatur, setiap pelanggan wajib melakukan registrasi kartu prabayar. Bagaimana dengan Anda?

    Sebenarnya ada beberapa keuntungan melakukan registrasi kartu prabayar dengan benar, di antaranya:
    1. Apabila kartu anda terblokir akibat kesalahan menggunakan PIN 3 kali berturut-turut, maka PIN dapat dibuka dengan menggunakan kode PUK (Pin Unbloking Key atau Kunci Pembuka Blokir PIN). PUK dapat diperoleh dengan menghubungi layanan Customer Service operator Anda. Costumer Service operator Anda akan meminta anda untuk menyebutkan data-data anda apakah sama dengan data dalam registrasi kartu prabayar atau tidak, jika tidak sama maka PUK tidak dapat diberikan, yang akhirnya anda harus membeli Kartu Prabayar baru lagi.
    2. Kartu hilang atau rusak dapat diganti dengan nomor yang sama. Penggantian dapat dilakukan di perwakilan layanan operator anda dengan membawa tanda pengenal Anda yang tentunya sama dengan data diri anda, jika tidak sama maka penggantian kartu tidak dapat dilayani.
    3. Undian berhadiah yang dilakukan operator Anda, jika nomor Anda keluar sebagai pemenang, Anda tidak dapat mengambil hadiah tersebut kala data diri anda saat registrasi kartu prabayar tidak sama dengan data dalam tanda pengenal Anda.
    Jika kartu prabayar yang anda gunakan saat ini belum diregistrasi dengan menggunakan data diri anda yang sebenarnya, maka ubahlah data diri anda sesuai dengan data pada tanda pengenal Anda. Cara mengubahnya adalah dengan mendatangi perwakilan operator anda atau dengan megirim SMS ke 4444. Caranya ketik UBAH lalu kirim ke 4444, setelah itu ikuti langkah selanjutnya. Selain cara tersebut, di beberapa layanan operator telah tersedia menu perubahan data pada kartu SIM Anda (Prabayar Anda), jika belum tersedia ketik UBAH lalu kirim ke 4444.

    Saran untuk Perusahaan Telekomunikasi
    Sebelum adanya telepon seluler di Indonesia, rata-rata pengguna telepon berasal dari layanan telepon rumah (PSTN). Jika kita tidak mengetahui nomor telepon keluarga kita yang ada di suatu kota, kita dapat menanyakannya di layanan pelanggan dengan nomor 108 dan customer service Telkom akan memberitahukan kepada kita berapa nomor telepon yang kita cari. Perusahaan telepon seluler sebaiknya juga mengadakan fitur seperti ini, mungkin dengan adanya fasilitas ini, pelanggan akan termotivasi untuk melakukan kartu prabayar dengan benar. Misalnya ada yang nomor handphone-nya sudah lama dipakai, tiba-tiba rusak/hilang sedangkan jarak antara tempat tinggalnya dengan perwakilan operator sangat jauh yang pada akhirnya ia tidak dapat melakukan penggantian nomor prabayarnya dengan nomor yang sama padahal nomor tersebut sudah banyak yang mengetahuinya, dan pada akhirnya ia hilang kontak dengan keluarga lainnya, apalagi nomot-nomor yang tersimpan dalam kartu tersebut ikut hilang dan tidak menghafalnya. Memang di bebarapa perusahaan seluler, telah ada yang menyediakan fasilitas pelindung data, tetapi banyak pelanggan yang tidak tahu menggunakannya. Jadi apabila sudah ada fasilitas /layanan pelanggan untuk menanyakan nomor handphone, saya yakin pelanggan pasti banyak yang akan melakukan registrasi kartu prabayar dengan benar, sebab walaupun ia ganti nomor, orang lain masih dapat menghubunginya sebab nomor handphone orang tersebut dapat ditanyakan di layanan informasi pelanggan. Semoga suatu saat nantin fasilitas layanan informasi pelanggan ini akan diadakan oleh penyedia jasa telepon seluler. Jayalah perusahaan seluler Indonesia.

    Cara Mengetahui Tagihan Listrik

    Tahukan Anda bagaimana cara mengetahui tagihan listrik Anda? Mungkin anda selalu bertanya-tanya, mengapa tagihan listriknya banyak? Ada yang tagihan listriknya sedikit, tetapi ada juga yang banyak sekali. Perlu kita ketahui bahwa perhitungan tagihan listrik dihitung dari  banyaknya energi listrik yang kita pakai dalam 1 bulan. Energi listrik yang kita dihitung dari banyaknya daya listrik yang kita pakai dalam 1 bulan. Misalnya kita menggunakan peralatan listrik dengan daya 200 Watt, maka perkiraan energi listrik yang kita pakai adalah 200 watt x 24 jam x 31 hari dan hasillnya kira-kira 148.800 watt jam.

    kWh adalah singkatan dari kilo watt hour (bahasa Inggris) yang berarti kilo watt jam. Jadi kalau 148.800 watt jam diubah ke kWh hasilnya adalah 148,8 kWh. Memang dalam 1 bulan ada bulan yang 30 hari, 28 hari atau 29 hari, begitu pula dengan pemakaian listrik kita, tentu saja cenderung tidak tetap. Hanya saja asumsi di ataslah yang dijadikan patokan dan kWh meter yang terpasang di rumah-rumah menghitung pemakaian energi listrik setiap detik.

    Perhitungan Tagihan Listrik
    Jika jumlah energi listrik yang kita pakai adalah 148,8 kWh, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
    1. Jika daya yang terpasang di rumah anda adalah 450 watt (VA), maka perhitungannya adalah:
    2. Beban bulanan = Rp 10.000
      Blok I (0 s/d 30 kWh) : 30 x Rp 169 = Rp 5.070
      Blok II (31 s/d 60 kWh) : 30 x Rp 360 = Rp 10.800
      Blok III (61 kHw ke atas: 148,8 - 60 kWh = 88,8 kWh = 88,8 x Rp 495 = Rp 43.956
      Total = Beban Bulanan + Blok I + Blok II + Blok III = Rp 10.000 + Rp 5.070 + Rp 10.800 + Rp 43.956 = Rp 69.826,-
      Total tagihan listrik Anda = Rp 69.826,- + PPn 10% = Rp 69.826 + Rp 6.983 = Rp 76.808,7 = Rp 76.809,-
    3. Jika daya yang terpasang di rumah anda adalah 900 watt (VA), maka perhitungannya adalah:
    4. Beban bulanan = Rp 18.000
      Blok I (0 s/d 20 kWh) : 30 x Rp 275 = Rp 5.500
      Blok II (21 s/d 60 kWh) : 40 x Rp445 = Rp 17.800
      Blok III (61 kHw ke atas: 148,8 - 60 kWh = 88,8 kWh = 88,8 x Rp 495 = Rp 43.956 Total = Beban Bulanan + Blok I + Blok II + Blok III = Rp 18.000 + Rp 5.500 + Rp 17.800 + Rp 43.956 = Rp 85.256,-
      Total tagihan listrik Anda = Rp 85.256,- + PPn 10% = Rp 85.256 + Rp 8.526 = Rp 93.781,7 = Rp 93.782,-
    5. Untuk daya 1300 watt (VA), pelanggan diberlakukan pemakaian minimum, yakni dalam 1 bulan minimum pemakaian adalah 52 kWh senilai Rp 41.080 + PPn 10%,-. Jika tidak sampai 52 kWh, maka tagihannya tetap Rp 41.080 + PPb 10%, jika pemakaian lebih dari 52 kWh, maka energi yang terpakai dikalikan dengan Rp 790. Misalnya Energi yang terpakai adalah 148,8 kWh, maka tagihan listrik anda adalah 148,8 x Rp 790 + PPn 10%= Rp 117.552,- + Rp 11.756,- = Rp 129.307,-
    6. Untuk daya 2200 watt (VA), pemakaian minimum adalah 88 kWh, atau senilai Rp 69.960,- + PPN 10% (88 x Rp 795 + PPn 10%)
    Simulasi perhitungan di atas berlaku untuk pelanggan rumah tangga, untuk info lainnya dapat menghubungi pln di nomor 123 (dari Telepon Rumah) atau (021)123 dari handphone.

    Tagihan Listrik Mencurigakan
    Mungkin anda bertanya-tanya akan pembayaran listrik anda yang terlalu banyak? Karena banyaknya tagihan listrik, sehingga terkadang Loket Pembayaran yang dipertanyakan/dipesalahkan akan tetapi yang sebenarnya harus dihubungi adalah PLN terdekat atau layanan telepon 123 atau (021) 123.

    Bagaimanakah kita mengetahui berapa kWh yang kita pakai? Caranya adalah dalam bukti pembayaran baik melalui Bank/Kantor Pos atau Loket Pembayaran Resmi lainnya, besarnya kWh yang kita pakai dapat diketahui pada STAND METER yang tercetak pada bukti pembayaran tersebut. Perhatikan struk pembayaran listrik berikut:

    Perhatikan bagian yang dilingkari pada gambar struk di atas dimana pada bagian stand meter tercatat 00071400 s/d 00079300. Jumlah kWh yang terpakai adalah 793 - 714 = 79 kWh. 

    Bagaimana jika pemakaian listrik sedikit tetapi pembayaran banyak sekali? Misalnya anda hanya memakai kulkas dengan daya 100 watt dan lampu/penerangan sekitar 100 watt dan ternyata tagihan listrik anda sangat banyak dan anda mungkin tidak percaya dengan hal tersebut. Jika anda tidak yakin dengan tagihan listrik anda, anda dapat melakukan kalibrasi ulang meteran anda di Kantor Badan Metrologi di Kota Anda (hubungi Kantor PLN terdekat dahulu) akan tetapi biaya kalibrasi ditanggung sendiri oleh Anda. Namun Anda tidak perlu khawatir, anda dapat memastikannya sendiri normal tidaknya kWh meter yang ada di rumah anda. Caranya adalah pastikan bahwa di dalam rumah tidak ada listrik yang terpakai, pasang lampu pijar/peralatan lain yang dayanya 100 watt dan hidupkan selama 1 jam (100 watt x 1 jam = 100 watt jam atau 100 Wh yang sama dengan 0,1 kWh). Sebelum menghidupkan, catat dahulu kWh meter anda. Setelah 1 jam, lihat kembali kWh meter Anda, jika perubahannya adalah 0,1 kWh, berarti kWh meter Anda normal, jika perubahannya adalah 0,2 atau di atasnya maka segera hubungi Kantor PLN terdekat atau layanan online/telepon 123, katakan bahwa kWh meter Anda harus di tera ulang dan jika terbukti kWh meter tidak normal artinya kWh meter terlalu cepat, anda dapat menuntut pengembalian kelebihan pembayaran Anda yang tentunya sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di negara kita.

    Baca juga menganai Cara Cek Tagihan Listrik via SMS